Motivasi Receh - Pintu-pintu Kenyataan Yang Selalu Terbuka

Dunia Ilmu - Dahulu ada sebuah kisah tentang seorang yang sangat legendaris, dia bernama Harry Houdini. Harry Haudini merupakan seorang master pesulap yang handal. Dia pernah berkata, "tidak ada satupun pintu penjara yang dapat mengurungnya, dia dapat keluar dari penjara manapun di dunia". Yang harus dilakukannya hanyalah masuk kedalam penjara tersebut dengan baju yang di pakainya. Dia lanjut berkata "Saya hanya butuh satu jam untuk dapat keluar dari sana, tidak masalah". Sebuah penjara yang sangat tua di Selatan mendengar kabar dari pernyataan Harry Houdini, dan mereka tertarik dengan tantangan Houdini tersebut.

Hal yang membuat kita gagal bukanlah tantangan yang ada di luar, akan tetapi hal yang membuat kita gagal sebenarnya hanyalah pemikiran sebagai orang gagal

Pada hari itu, banyak sekali orang yang berkumpul di luar penjara tersebut untuk menantikan aksi Houdini. Dengan penuh percaya diri Harry Houdini masuk kedalam penjara dengan pakaian lengkapnya dan juruji ditutup. Hal pertama yang dilakukan Houdini adalah melepakan jas yang di pakainya. Setelah itu Houdini membuka ikat pinggangnya, ternyata di dalam ikat pinggang Houdini terdapat sepotong kawat baja sepanjang 10 inci. Kawat tersebut sangat kuat dan sangat lentur, sehingga membuat Houdini mudah dalam menggunakannya saat berkerja. Setelah itu Houdini lansung bekerja, dia mencoba membuka kunci penjara dengan kawat yang telah dibawanya.

Selang waktu 30 menit, rasa percaya Houdini yang tadinya begitu tinggi perlahan mulai hilang. Setelah satu jam bekerja, Houdini belum juga bisa membuka kunci penjara tersebut hingga dia mandi keringat. Hingga waktu yang ditentukanpun Houdini juga tidak bisa membuka pintu tersebut hingga dia mengaku mengalah dan berteriak. Namun setelah Houdini merasa kalah dan menyerah, pintu tersebut terbuka. Pintunya terbuka karena pintu tersebut memang tidak dikunci. Hal tersebut tidak sepenuhnya betul, lalu apa yang salah? Dalam pikiran Houdini pintu tersebut benar-benar terkunci dan dikunci oleh orang yang handal sehingga dia mencoba membukannya. Namun pintu mana yang mau dibuka kuncinya jika pintu tersebut memang terbuka? Namun hal itulah yang sering terjadi dalam kehidupan KEKUATAN PIKIRAN sangatlah kuat dalam kehidupan.


Seberapa banyak orang yang merasa dirinya terkunci, tidak bisa melakukan ini, tidak bisa melakukan itu. Seberapa banyak orang yang merasa bahwasannya hidup mereka memiliki batas, padahal tidak. Seberapa sering anda terjebak dalam PENJARA FIKIRAN ANDA sendiri? Sesuatu hal tersebut sebenarnnya mudah namun karena pikiran anda mengatakan susah lalu anda percaya itu seusah. Ada sebuah pepatah yang mengatakan "KETIKA KITA TELAH MENGALAHKAN MUSUH YANG ADA DIDALAM MAKA MUSUH YANG ADA DILUAR TIDAK LAGI MEMBAHAYAKAN". Pikiran anda adalah musuh yang paling kuat yang harus anda hadapi.

Pikiran anda akan selalu memberikan sugenti, pikiran anda akan selalu memberikan anda banyak pilihan, bahkan pikrian anda akan memberikan kebongan. Anda tidak bisa melakukan ini, anda tidak bisa melakukan itu. Anda tidak ditakdirkan untuk bisa ini, anda tidak ditakdirkan untuk bisa itu, anda sudah tidak bisa melanjutkannya lagi, semua sudah samapi batasnnya. Itu semua hanyalah kebongan yang terbuat dari pikiran anda sendiri. Seberapa banyak hal mustahil yang telah terjadi dalam kehidupan, lalu kenapa anda selalu menghadap kepada kemustahilan. Kita memang harus berterima kasih pada pemikiran kita karena telah memberi opsi dalam kehidupan, namun kita juga berhak mencoba menuntaskan apa yang kira mau.

Seperti cerita Harry Houdini di atas, dia mengatakan bahwa dia bisa membuka semua penjara di dunia, Namun ada satu penjara yang tidak bisa dibukannya, yaitu penjara pikiran. Sebenarnnya tidak ada pintu kemungkinan yang tertutup. Semua pintu itu terbuka, namun kitalah yang tidak mau membuka dan melaluinya. OLEH SEBAB ITU, HAL YANG HARUS KITA LAKUKAN YAITU MELALU PINTU TERSEBUT!!

0 Response to "Motivasi Receh - Pintu-pintu Kenyataan Yang Selalu Terbuka"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel