Manfaat Jengkol Untuk Kesehatan dan Efek Sampingnya

Dunia Ilmu - Orang Indonesia pasti sudah tidak asing dengan tanaman ini. Jengkol merupakan tanaman jenis polong-polongan yang banyak di penjual belikan di Indonesia. Walaupun banyak di penjual belikan, ternyata tidak semua kalangan suka dengan jengkol ini. Hal ini dikarenakan oleh bau yang disebabkan oleh jengkol tersebut. Namun, anda jangan terlalu jijik terlebih dahulu sebelum mengetahui manfaat luar biasa yang ada pada jengkol tersebut. Berikut penjelasan:

Manfaat Jengkol Untuk Kesehatan dan Efek Sampingnya

ASAL MULA TANAMAN JENGKOL

Tanaman jengkol merupakan jenis tanaman khas yang ada di wilayah tropis Asia Tenggara. Tanaman ini tidak hanya dapat di temukan di Indonesia saja. Di negara lain seperti Malaysia, Myanmar, Nepal dan Thailand juga ada. Di Myanmar, tanaman jengkol biasanya diolah dengan cara dipanggang. Berbeda dengan Indonesia yang mengolah jengkol untuk dijadikan sebuah sambal. Di Malaysia jengkol dikenal dengan sebutan "Jering". Sedangkan di Myanmar jengkol di kenal dengan sebutan "Da nyin thee", dan di Thailand jengkol dikenal dengan sebutan "Luk neang".

Di Indonesia sendiri, jengkol juga memiliki nama yang berbeda di setiap daerahnya. Misalnya saja seperti orang Jawa yang menyebut jengkol dengan nama "Erring". Begitu pula dengan Sulawesi dengan sebutan "Lubi", "Jariang" Minang Kabau, dan "Joring" Batak.


KLASIFIKASI TANAMAN JENGKOL

Kindom: Plantae
Sub Kindom: Tracheobionta
Devisi: Magnoliophyta
Super Devisi: Spermatophyta
Kelas: Magnoliopsida
Sub Kelas: Rosidae
Ordo: Fabales
Family: Fabaceae
Genus: Pithecollobium
Species: Pithecollobium Lobatum Benth

MARFOLIGI TANAMAN JENGKOL

Tanaman jengkol merupakan tanaman yang memiliki akar, batang, daun, bunga, buah dan biji. Berikut penjelasan dari tanaman jengkol:

1. Akar

Jengkol merupakan tanaman yang tumbuh dengan akar tunggang yang lurus ke bawah. Akar pada tanaman jengkol berfungsi sebagai penopang batang jengkol yang besar. Selain itu akar tanaman jengkol juga berfungsi sebagai pencari makan.

2. Batang

Tanaman jengkol memiliki batang yang licin dengan bentuk bulat dan bercabang. Batang ini tumbuh menjulang tinggi sekitar 20 meter berwarna coklat.

3. Daun

Daun dari tanaman jengkol berbentuk lonjong dengan tepi rata dan ujung runcing. Daun ini tergolong kedalam daun majemuk karena daun jengkol memiliki anak daun yang berhadapan. Daun jengkol pada umumnya memiliki panjang sekitar 10-20 cm. Sedangkan lebarnya 5-15 cm, dengan tangkai daun sepanjang 0,5-1 cm berwarna hujau tua.

4. Bunga

Tanaman jengkol memiliki bunga majemuk seperti tandan dengan kelopak berbentuk mangkok. Benang sari dan putik bunga jengkol berwarna kuning. Sedangkan mahkotanya berwarna putih ke kuning-kuningan dengan bentuk lonjong. Bunga tanaman jengkol umumnya tumbuh di ketiak daun dan ujung batang.

5. Buah

Tanaman jengkol memiliki buah berwarna coklat ke unguan dengan bentuk gepeng. Buah ini berbentuk bulat puih.

6. Biji

Jengkol memiliki biji yang merupakan bagian yang dimakan. Biji ini berwarna putih kekuning-kuningan, merah, ataupun coklat ketika matang. Biji dari jengkol berkeping dua dengan kulit tipis pada bagian luarnya. Pada biji jengkol terdapat getah yang sangat lengket berwarna ungu.

KANDUNGAN TANAMAN JENGKOL

Vitamin A - 658 mg dari 100 gram
Vitamin B1
Vitamin B2
Vitamin B6
Vitamin C -80 mg dari 100 gram
Fosfor - 166,7 mg dari 100 gram
Folat
Kalsium - 140 mg dari 100 gram
Protein - 23,3 mg dari 100 gram
Zat Besi - 4,7 mg dari 100 gram
Karbohidrat
Lemak

MANFAAT JENGKOL UNTUK KESEHATAN TUBUH

Jengkol merupakan tanaman dengan buah yang terkenal dengan baunya. Namun walaupun jengkol memiliki bau yang kurang enak. Ternyata didalamnya terkandung mamfaat yang luar biasa bagi tubuh. Apa manfaat buah jengkol bagi tubuh? Berikut beberapa manfaat buah jengkol bagi kesehatan tubuh:

1. Menahan Radikal Bebas

Jengkol mengandung banyak antioksidan seperti polifenol, terpenoid, dan alkaloid yang mampu melawan radikal bebas yang ada pada tubuh. Radikal bebas ini dapat menyebabkan penyakit seperti jantung, diabetes, dan gangguan metabolik lainnya. Oleh sebab itu, dengan rutin memakan jengkol anda dapat menurunkan risiko terkena penyakit tersebut.


2. Mempercepat Perbaikan Jaringan Tubuh yang Rusak

Jengkol memiliki kandungan protein yang tinggi. Protein yang ada pada jengkol lebih tinggi dari pada kacang hijau. Kandungan protein inilah yang membantu tubuh dalam memperbaiki jaringan tubuh yang rusak.

3. Mencegah Anemia

Zat besi memiliki peran yang sangat penting bagi tubuh. Peran zat besi bagi tubuh ialah mencegah dan membatasi produksi sel darah merah dalam tubuh. Jika tubuh kekurangan zat besi maka produksi darah merah juga akan berkurang. Akibatnya, produksi oksigen dan protein yang penting bagi tubuh juga berkurang. Hal ini menyebabkan tubuh menjadi mudah lelah dan terlihat lemah. Oleh sebab itu rajinlah memakan jengkol agar produksi sel darah merah menjadi lebih baik. Hal inilah yang dapat menjadi pencegahan penyakit anemia atau penyakit kekurangan darah merah.

4. Mencegah Kerusakan Serta Memperbaiki Tulang dan Gigi

Jengkol juga kaya akan kandungan kalsium dan fosfor. Kalsium dan fosfor berperan sebagai pencegahan osteoporosis bagi tubuh. Oleh sebab itu dengan mengkonsumsi jengkol secara otomatis anda sudah membantu memenuhi kalsium dan fosfor tubuh. Sehingga penyakit osteoporosis juga dapat berkurang.

5. Mengatasi Penyakit Jantung dan Menghilang Perut Buncit

Jengkol merupakan tanaman yang memiliki sifat yang dapat membantu pencernaan sehingga kotoran yang ada pada tubuh menjadi lebih halus. Hal ini dapat membantu kerja jantung sehingga sangat baik bagi penderita jantung. Selain itu buah jengkol juga membantu tubuh dalam mengeluarkan kotoran yang ada pada usus. Sehingga membuat perut menjadi tidak buncit.

6. Dapat Menstabilkan Organ Vital Dalam Tubuh

Tanaman jengkol juga mengandung folat dan Vitamin B6 pada buahnya. Folat dan Vitamin B6 inilah yang membantu dalam memaksimal fungsi kerja organ vital pada tubuh.

7. Mengatasi Penyempitan Pembuluh Darah

Orang yang menderita penyakit jantung akan mengalami penyempitan pembuluh darah menuju jantungnya. Hal ini menyebabkan darah yang mengalir menjadi tidak lancar. Namun anda jangan khawatir! Ternyata jengkol mengandungan meneral yang dapat membatu mengatasi penyempitan pembuluh darah tersebut. Oleh sebab itu dianjurkan agar tidak memasak jengkol terlalu matang agar meneralnya pada buah lebih banyak.

RESIKO DALAM MENGKONSUMSI BUAH JENGKOL

Dibalik kandungan yang banyak manfaat pada buah jengkol. Ternyata buah jengkol juga menyimpan bahaya bagi tubuh. Jengkol ternyata mengandung zat yang berbahaya bagi tubuh jika dikonsumsi secara berlebihan. Zat tersebut merupakan Nitrogen. Nitrogen yang tinggi pada buah jengkol ternyata dapat mengganggu fungsi ginjal.

Selain itu, ternyata buah jengkol juga mengandung zat yang dapat membuat anda keracunan. Zat tersebut bernama asam jengkolat. Asam jengkolat ini merupakan senyawa jenis asam amino non-protein yang mengandung sulfur didalamnya. Sulfur inilah yang berperan dalam pemberian bau pada buah jengkol. Walaupun dapat membuat seseorang keracunan. Ternyata keracunan akibat asam jengkolat merupakan peristiwa yang sangat langka. Hal yang menjadi penyebab tingginya resiko keracunan asam jengkolat ialah penyakit ginjal. Oleh sebab itu jengkol tidak dianjurkan untuk orang yang mengalami penyakit ginjal.

Selain itu, resiko keracunan asam jengkolat juga dapat meningkatkan jika anda mengkonsumsi jengkol secara mentah. Oleh sebab itu, hindarillah pengonsumsian jengkol mentah karena jengkol mentah mengandung asam jengkolat yang utuh.

PENUTUP

Semoga postingan ini bermanfaat dan anda yang membaca mendapatkan ilmu di dalammnya. Bagikan ke pada orang lain agar orang lain juga mendapatkan ilmunya. Maaf apabila ada kesalahan, jika anda ingin memesan artikel anda dapat melakukannya di website ini. Sekian Terima Kasih

0 Response to "Manfaat Jengkol Untuk Kesehatan dan Efek Sampingnya"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel